Web Application Simulasi Audit Unit Kerja Berbasis Laravel (Studi Kasus Audit BPOM)

Pada Desember 2025, saya mengembangkan sebuah Web Application berbasis Laravel bernama Siperan sebagai bagian dari kebutuhan simulasi proses audit unit kerja untuk persiapan ujian Latsar CPNS.

Project ini dirancang untuk membantu proses pengelolaan data audit yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi lebih terstruktur melalui aplikasi berbasis web. Sistem menyediakan pengelolaan data Evaluasi, Reviu, dan Monitoring, lengkap dengan dua jenis pengguna yaitu Auditor dan Auditee.

Fokus utama pengembangan bukan sekadar membuat halaman CRUD, tetapi membangun aplikasi yang mudah digunakan, memiliki alur kerja yang sederhana, serta dapat membantu proses dokumentasi audit dalam satu platform.



Project Overview

InformasiDetail
Nama ProjectSiperan
Waktu PengerjaanDesember 2025
Jenis ProjectWeb Application
Studi KasusSimulasi Audit Unit Kerja
Role SayaFullstack Laravel Developer
FrameworkLaravel
DatabaseMySQL
Admin PanelFilament
StatusCompleted

Latar Belakang

Project ini berawal dari kebutuhan pembuatan aplikasi sederhana untuk mendukung simulasi proses audit dalam rangka persiapan ujian Latsar CPNS.

Sebelum aplikasi dikembangkan, proses pencatatan audit dilakukan secara manual sehingga data evaluasi, tindak lanjut, serta dokumen pendukung tersebar di berbagai dokumen.

Melalui aplikasi ini, proses tersebut disederhanakan ke dalam satu sistem sehingga auditor dan auditee dapat mengelola informasi audit dengan lebih rapi dan mudah diakses.

Solusi yang Dikembangkan

Aplikasi menyediakan beberapa modul utama untuk mendukung alur simulasi audit, yaitu:

  • Login email dan password

  • Dashboard ringkasan audit

  • Pengelolaan data Evaluasi

  • Pengelolaan data Reviu

  • Pengelolaan data Monitoring

  • Role Auditor

  • Role Auditee

  • Halaman Profil Pengguna

  • CRUD data menggunakan Filament

  • Penyimpanan tautan dokumen audit

Semua modul dirancang dengan pendekatan CRUD yang sederhana agar mudah digunakan oleh pengguna non-teknis.

Technology Stack

Project ini dikembangkan menggunakan teknologi berikut.

Arsitektur Sederhana

Arsitektur ini menggambarkan alur sederhana berdasarkan implementasi aplikasi yang dikembangkan dan modul yang tersedia pada sistem.

Fitur Utama

DashboardManajemen EvaluasiManajemen ReviuManajemen MonitoringRole Pengguna

Dashboard

Dashboard menampilkan ringkasan data audit sehingga pengguna dapat melihat jumlah rekomendasi berdasarkan kategori Evaluasi, Reviu, dan Monitoring beserta status Open maupun Closed.

Manajemen Evaluasi

Modul Evaluasi digunakan untuk mengelola data hasil evaluasi audit. Fitur yang tersedia meliputi:

  • Create

  • View

  • Update

  • Delete

  • Status Evaluasi

  • Hasil Evaluasi

  • Rekomendasi

  • Lampiran Dokumen

Manajemen Reviu

Modul Reviu memiliki alur CRUD yang sama sehingga proses pengelolaan data tetap konsisten antar menu.

Manajemen Monitoring

Modul Monitoring digunakan untuk mencatat perkembangan tindak lanjut audit yang dilakukan oleh pengguna.

Role Pengguna

Aplikasi memiliki dua jenis pengguna sesuai kebutuhan simulasi audit.

Auditor

  • Mengelola data audit
  • Membuat evaluasi
  • Memberikan rekomendasi

Auditee

  • Menindaklanjuti rekomendasi auditor
  • Melihat hasil audit
  • Memberikan tanggapan

Tanggung Jawab Saya

Pada project ini saya mengerjakan keseluruhan proses pengembangan aplikasi, meliputi:

  • Analisis kebutuhan

  • Perancangan struktur aplikasi

  • Pengembangan backend menggunakan Laravel

  • Pembuatan Admin Panel menggunakan Filament

  • Implementasi fitur CRUD

  • Autentikasi pengguna

  • Pengelolaan role Auditor dan Auditee

  • Deployment aplikasi

  • Penyusunan panduan penggunaan

Seluruh poin di atas didasarkan pada ruang lingkup pekerjaan, timeline, dan dokumen panduan yang menyertai project.

Tantangan Selama Pengembangan

Walaupun ruang lingkup project relatif sederhana, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan selama proses pengembangan.

Menjaga Konsistensi CRUD

Setiap modul memiliki pola pengelolaan data yang serupa sehingga pendekatan menggunakan Filament membantu menjaga konsistensi tampilan dan alur penggunaan.

Pemisahan Hak Akses

Sistem perlu membedakan hak akses antara Auditor dan Auditee agar masing-masing pengguna hanya dapat melakukan aktivitas sesuai perannya.

Kemudahan Penggunaan

Karena aplikasi ditujukan untuk kebutuhan simulasi audit, antarmuka dibuat sesederhana mungkin agar mudah dipahami oleh pengguna tanpa latar belakang teknis.

Proses Pengembangan

  • Analisis Kebutuhan

  • Perancangan Aplikasi

  • Pengembangan Laravel

  • Implementasi Filament

  • Testing

  • Deployment

  • Penyusunan Panduan Pengguna

Hal yang Saya Pelajari

Melalui project ini saya semakin memahami implementasi Laravel untuk membangun aplikasi internal dengan kebutuhan CRUD yang terstruktur. Beberapa hal yang saya praktikkan dalam project ini antara lain:

  • Pengembangan aplikasi menggunakan Laravel

  • Pemanfaatan Filament Admin Panel

  • Implementasi autentikasi pengguna

  • Pengelolaan role pengguna

  • Penyusunan halaman CRUD yang konsisten

  • Penyusunan dokumentasi penggunaan aplikasi

  • Deployment aplikasi berbasis web


Penutup

Project ini merupakan salah satu pengalaman saya dalam mengembangkan Web Application berbasis Laravel untuk kebutuhan pengelolaan data internal dengan pendekatan CRUD yang terstruktur.

Walaupun ruang lingkupnya merupakan studi kasus untuk simulasi audit, proses pengembangannya tetap menerapkan praktik yang umum digunakan dalam pembuatan aplikasi web, mulai dari analisis kebutuhan, implementasi fitur, deployment, hingga penyusunan dokumentasi penggunaan.

Apabila Anda sedang mencari developer untuk membangun aplikasi web berbasis Laravel—baik untuk kebutuhan internal perusahaan, sistem administrasi, dashboard, maupun aplikasi CRUD yang dapat dikembangkan lebih lanjut—saya terbuka untuk berdiskusi mengenai kebutuhan proyek Anda.

Leave a Comment